Wajahnya Mirip Orang Asia
Sudah 550 warga Jerman bergabung dengan ISIS
| 4.289 Views
Dokumetasi
seorang pria berseragam militer gurun dan berwajah Asia Tenggara
(berdiri kedua dari kiri) terlihat dalam barisan algojo ISIS yang secara
simultan memenggal 15 warga Suriah yang dalam gambar terlihat berlutut
dengan mengenakan pakaian serba hitam. (AFP)
... fakta menyedihkan mengenai keberhasilan propaganda kelompok garis keras...
Berlin (ANTARA News) - Jumlah warga Jerman yang bergabung dengan
kelompok Daulah Islam, satu organisasi afiliasi ISIS, di Suriah dan Irak
naik tajam menjadi 550 orang.
"Kami prihatin dengan naiknya jumlah warga Jerman yang berangkat ke dua negara Timur Tengah itu. Terutama dalam enam pekan terakhir, jumlahnya naik secara signifikan," kata Maassen, kepada harian Welt am Sonntag.
"Sampai saat ini kami telah menghitung setidaknya 550 orang warga Jerman yang berangkat menuju Suriah dan Irak," kata dia. Jumlah sebelumnya berkisar pada 450 orang.
"Sekitar 60 orang di antara mereka telah tewas dalam pertempuran dan setidaknya sembilan orang mati dalam serangan bunuh diri," demikian penjelasan Maassen.
"Ini adalah fakta menyedihkan mengenai keberhasilan propaganda kelompok garis keras," tuturnya.
Sebagaimana negara-negara Eropa Barat lainnya, Jerman saat ini tengah kesulitan menghentikan proses radikalisasi kelompok muda yang ingin turut berperang di Suriah ataupun Irak.
"180 di antara mereka
telah kembali ke negara asal," demikian kata Kepala Badan Intelijen
Jerman, Hans Georg Maassen, dalam wawancara dengan surat kabar lokal
yang disiarkan, Minggu.
"Kami prihatin dengan naiknya jumlah warga Jerman yang berangkat ke dua negara Timur Tengah itu. Terutama dalam enam pekan terakhir, jumlahnya naik secara signifikan," kata Maassen, kepada harian Welt am Sonntag.
"Sampai saat ini kami telah menghitung setidaknya 550 orang warga Jerman yang berangkat menuju Suriah dan Irak," kata dia. Jumlah sebelumnya berkisar pada 450 orang.
"Sekitar 60 orang di antara mereka telah tewas dalam pertempuran dan setidaknya sembilan orang mati dalam serangan bunuh diri," demikian penjelasan Maassen.
"Ini adalah fakta menyedihkan mengenai keberhasilan propaganda kelompok garis keras," tuturnya.
Sebagaimana negara-negara Eropa Barat lainnya, Jerman saat ini tengah kesulitan menghentikan proses radikalisasi kelompok muda yang ingin turut berperang di Suriah ataupun Irak.
Pemerintah setempat juga khawatir terhadap potensi kembalinya mereka untuk melancarkan serangan teror di dalam negeri.
Menurut Maassen, Jerman adalah target serangan kelompok militan karena negara tersebut merupakan anggota aliansi internasional anti-ISIS.
Di sisi lain badan intelijen juga memperkirakan, sekitar 180 orang telah kembali ke Jerman setelah mempunyai pengalaman perang di Suriah dan Irak, kata Maassen.
Sebelumnya pada pekan lalu, pemerintah Jerman menangkap enam orang yang diduga mendukung kelompok teroris di Surian dan menggeledah sejumlah bangunan di beberapa negara bagian.
Menurut Maassen, Jerman adalah target serangan kelompok militan karena negara tersebut merupakan anggota aliansi internasional anti-ISIS.
Di sisi lain badan intelijen juga memperkirakan, sekitar 180 orang telah kembali ke Jerman setelah mempunyai pengalaman perang di Suriah dan Irak, kata Maassen.
Sebelumnya pada pekan lalu, pemerintah Jerman menangkap enam orang yang diduga mendukung kelompok teroris di Surian dan menggeledah sejumlah bangunan di beberapa negara bagian.
Editor: Puja saputra
COPYRIGHT © ANTARA 2014
Komentar